Selasa, 18 Juli 2017

Mulai Bisnis Tanpa TAPI tanpa NANTI

Ada berapa banyak orang yang hidupnya suka menunda. Mau belajar piano tapi gurunya nggak ada yang bagus, mau buka bisnis tapi modalnya belum terkumpul, pengen nikah tapi nggak ada yang mau (kalau itu mah nasib mblo :)).

Kebanyakan kasus membuktikan kalau faktor utama kita menunda adalah karena kita tidak mensyukuri yang sudah ada dan terlalu mengharapkan yang belum ada.

Bayangkan saja kisah berikut ini:

Mulai Bisnis tanpa TAPI tanpa NANTI (pixabay.com)

Selasa, 30 Mei 2017

Akhirnya sekarang blog entepanuer ini punya channel Youtube sendiri. Setelah 7 tahun akhirnya aku bisa juga merealisasikan konten tulisan di blog ini kedalam sebuah video.

Anyway perjalanan blog ini cukup menarik. Dibuat karena iseng di tahun 2010, akhirnya di tahun 2014 ada penerbit buku nasional yang mau membukukan blog ini. 

Setelah masuk kedalam proses seleksi naskah, editing yang cukup melelahkan (pertama kalinya 2 hari nggak tidur buat kejar deadline), dan proses naik cetak, jadilah di bulan Juni tahun 2014 itu buku Entepanuer resmi dijual di seluruh toko buku di seluruh Indonesia melalui penerbit Grasindo. AMAZING!!

Aku sama sekali nggak nyangka kalau blog yang aku buat karena iseng di masa SMA ini bisa memberikan impact luar biasa bagi banyak orang.

Dari situ aku diperkenalkan dengan banyak orang-orang hebat di dunia penulisan dan kreatif, diundang di acara seminar-seminar, radio, diliput koran local bahkan di beberapa stasiun tv local.

Blog ini telah berkontribusi besar dalam perjalanan hidup ku. Entah apa yang akan aku lakukan seandainya 7 tahun yang lalu aku nggak membuat blog ini. Mungkin aku nggak akan mengenal kata AJAIB seperti sekarang. Just Maybe.

Untuk itu, aku berniat untuk membuat sebuah channel youtube yang akan mewujudkan misi selanjutnya dari blog ini "menginspirasi sekaligus menghibur semua orang yang tertarik dengan dunia Entreprenuer"

Semoga melalui blog dan channel youtube ini, aku bisa berbagi cerita dan menginspirasi banyak orang untuk memulai bisnisnya sendiri.

Salam Tisu, Pasti Sukses...


Minggu, 07 Mei 2017

PENGORBANAN

Tidak ada kesuksesan yang tak membutuhkan pengorbanan. Ketika kamu bekerja keras disaat orang-orang lain tidur, itu jelas adalah pengorbanan.

Ketika kamu menahan diri untuk tidak membeli handphone baru dan lebih memilih untuk mengikuti seminar bisnis, itu jelas adalah pengorbanan.

Disaat yang lain memilih untuk menghabiskan malam minggu dengan hangout dengan pasangan dan kamu lebih memilih untuk mengurus promosi iklan di sosial media, itu jelas pengorbanan.

Banyak orang ingin sukses tapi tidak mau berkorban.

(Pengorbanan yang Sejati. pixabay.com)

Senin, 24 April 2017

BANGKIT DARI MATI SURI

Huaaaa udah luama banget aku nggak posting di blog ini. Kayaknya ini adalah rekor terlama aku nggak posting selama memulai ngeblog dari tahun 2010, sampai-sampai aku nggak tahu kalau domain belum dibayar dan blog ini kembali ke asalnya dengan embel-embel blogspotnya.

Oke. sebenarnya selama nggak ngeblog aku tetap nulis, tapi dengan media yang berbeda. Jadi jangan dikira kalau aku nggak update di blog ini aku udah berubah kayak mantan kamu itu. Aku tetap sama seperti dulu kok. yakin deh. #oposeh

Banyak hal terjadi selama setahun belakangan, ada banyak cerita yang harus dikebut untuk disampaikan. Dengan kalian udah membaca postingan kali ini, aku berjanji buat konsisten nulis di blog ini (LAGI).
(Setelah Mati Suri akhirnya Bangkit dengan Bebas. hehe)

Selasa, 25 Agustus 2015

13 cara agar tidak miskin di umur 35 tahun (versi Jack Ma)

Siapa yang tidak kenal dengan sosok Jack Ma. Pendiri jaringan internet Alibaba yang terpopuler di China ini telah mencatatkan dirinya sebagai orang terkaya di China. Salah satu pandangan Jack Ma yang paling fenomenal adalah tentang Kaya di usia 35 tahun. 

Jack ma menganggap kalau miskin ketika muda itu bukanlah sebuah kesalahan mu, tetapi ketika dirimu masih miskin di usia 35 tahun, itu sepenuhnya adalah kesalahan mu.

Lalu pertanyaannya, bagaimanakah langkah sukses Jack Ma untuk kaya sebelum usia 35 tahun?
Menurut Ma, ada beberapa cara yang bisa membuat orang mencapai sesuatu sebelum umur 35:

Sabtu, 13 Juni 2015

Surat Untuk Angeline


Surat Untuk Angeline

Satu, dua, tiga… hmmm sepertinya lebih dari itu aku memikirkan mu hari ini. Untuk seorang pria dewasa memikirkan seorang gadis kecil seperti mu memang terlihat aneh, tapi itu yang aku rasakan saat ini. Wajah mu dan pemberitaan mu di surat kabar memenuhi otak ku sepanjang hari. Sudah 4 hari wajah mu memenuhi surat kabar, pemberitaan mu di ekspose besar-besaran oleh media. 

Banyak orang mengatakan kalau kamu gadis kecil yang cantik. Entah mereka berbicara jujur atau hanya sekedar prihatin saja dengan peristiwa yang menimpa mu, aku tidak tahu pasti, Namun Sebagai pria aku memang mengakui bahwa kamu memang cantik, malaikat dalam rupa seorang anak kecil. Hahaha mungkin itu kalimat lebaynya. 

Oh iya, mungkin di tempat mu saat ini tidak ada televisi, jadi aku ingin memberitahu mu bahwa saat ini begitu banyak orang yang sayang kepada mu, kamu pasti akan terkejut ketika mengetahui jumlahnya. Aku tidak tahu pasti, tapi aku berani bertaruh kalau hampir seluruh masyarakat yang PUNYA NURANI di Indonesia saat ini sayang pada mu. Mereka bahkan membuatkan mu sebuah acara khusus di beberapa saluran televisi, mengadakan acara untuk mengenang mu, menyalakan 1000 lilin hanya untuk mendoakan mu, bahkan aku sempat mendengar di beberapa perbincangan kecil ibu-ibu tetangga rumah ku, mereka bahkan ingin merawat dan mengasuh mu. 
(foto dari boombastis.com)

Senin, 11 Mei 2015

Rencana VS Realita


Kita pasti sering mendengar banyak orang mengeluhkan hal tersebut.  Atau kata-kata seperti ini:
“Ah rencaku gagal” “ternyata kenyataannya lebih sulit” Banyak hal yang tak terduga yang terjadi” dan masih banyak hal lain sejenisnya.

Banyak factor yang menyebabkan rencana yang kita pikirkan kemarin, gagal ketika dipraktekkan hari ini, atau ada pula yang gagal sebelum dipraktekkan malah?
Dipostingan kali ini gue akan membahas kenapa rencana yang sudah kalian rencanakan ternyata tidak terwujud/gagal terwujud.
(masih yakin berani untuk sukses?)

Rabu, 01 April 2015

10 JUTA/BLN



Angka itu begitu membekas di otak gue setahun belakangan. Berawal dari pertemuan gue 1 tahun yang lalu dengan salah satu pebisnis di Bandung, membuat gue terus memacu diri untuk bisa menyamai bahkan melebihi dia.
10 juta/bln….

Sebuah angka yang kecil bagi sebagian orang dan besar bagi sebagian lainnya.

Sabtu, 15 November 2014

KEHILANGAN MI(SI)MPI



TAKUT. Itu yang gue rasakan setelah membaca sebuah artikel yang dimuat oleh tribun news medan. Membaca artikel tersebut gue merasa dibawa menuju ke masa depan, setiap kata demi kata gue rasakan kebenarannya, melalui artikel itu gue melihat gambaran seperti apa yang akan gue lalui di masa depan nanti. Membaca artikel ini membuat gue sadar, bahwa “setiap mimpi yang kita punya WAJIB di wujudkan”. 

Artikel itu bercerita tentang John Jerryson, seorang bankir sukses berusia 46 tahun, dia menulis sebuah surat terbuka di sebuah media lokal Australia. Di tulisannya itu dia tidak menceritakan kisah suksesnya menjadi seorang banker, tetapi malah sebaliknya dia mengungkapkan isi hatinya yang paling dalam. Dibawah ini adalah surat yang dia tulis tersebut :
(powered by google)

Sabtu, 08 November 2014

adil dan kasih



Banyak orang bilang kalau kasih dan keadilan itu nggak bisa berjalan beriringan. Keduanya berjalan di trek yang berbeda. Jadi seolah – olah ketika kalian melakukan salah satu diantaranya, satu yang lainnya tidak bisa kalian lakukan. Mungkin kalian pernah mendengar beberapa kisah yang membuktikan kalo adil dan kasih itu bisa berjalan berdampingan, contohnya seperti kisah si raja bijaksana yang menggantikan ibu kandungnya dari hukuman cambuk yang dia buat sendiri untuk si pencuri makanan, karena ternyata sang pencuri adalah ibunya sendiri, dengan landasan kasih dan memegang teguh keadilan yang dia buat maka dia rela menggantikan posisi ibunya untuk mendapatkan hukuman.
(powered by google)

Selasa, 09 September 2014

NIKAH MUDA ITU?

Postingan kali ini fix bakal membuat gue di bully sama pasangan-pasangan muda yang (akan) memutuskan menikah di usia muda. Tapi yaudahlah, benci boleh tapi rindunya tetep dong. Ihir. Beberapa hari ini gue dibuat galau sama surat-surat undangan nikahan. Ya temen-temen se angkatan gue udah pada nikah, dan yang belum nikah udah pada pengen buru-buru nikah. Timeline twitter juga jadi kotor, dipenuhi sama pasangan-pasangan anak muda yang no mention minta di lamar. Gue perlahan gila.

Karena topik itu sedang mengganjal di hati, jadi nggak ada salahnya gue bahas di postingan kali ini. Dari pengamatan yang gue lakukan ada beberapa alasan yang biasanya diperhitungkan ketika dua orang anak manusia memutuskan menikah muda :

1. Takut kebablasan : alasan ini yang paling sering gue denger. Biasanya inilah ketakutan para orangtua terhadap anak – anak mereka yang sedang kasmaran. Tiap hari pengennya ketemuan, kalo udah ketemuan pulangnya malam, smsan siang-malam, panggilan sayangnya papa-mama’an, ketemu tiap hari tapi tiap malam selalu kangen. Kalo gejala-gejala itu udah terjadi, mending nikah aja deh dari pada kebablasan.

 
(Ini jelas nggak mungkin gara-gara kebablasan)

Jumat, 04 Juli 2014

#LIKEZOMBIE


Pernah nggak kalian kehilangan ritme dari kehidupan? Kehilangan yang gue maksud disini seperti nggak lagi bisa menikmati kehidupan dengan baik, kehilangan rasa syukur, lupa bagaimana rasanya tertawa lepas, rasanya tiap hari berlalu tanpa ada keistimewaan, padahal sudah jelas bahwa seharusnya setiap hari di kehidupan memiliki nilai keistimewaannya masing-masing.

Akhir-akhir ini gue mengalami hal itu. kalau bisa gue gambarkan secara visual, mungkin gue akan menggambarkan diri gue sendiri akhir-akhir ini hidup #LIKEZOMBIE.
(gue zombie unyu - powered by google)

Senin, 10 Maret 2014

SUKA JADI (karna suka nggak bisa dipaksain)


Di awal tahun kemarin gue punya beberapa harapan yang harus diwujudkan tahun ini. Gue merangkumnya menjadi  7 proyek penting tahun 2014. Nah dengan adanya postingan kali ini, menandakan kalo salah satu proyek penting itu sudah mulai terealisasi. Gue mau merintis bisnis jual beli ganja. Ya gan… eh bukan ding itu rencana tahun depan sih. Seriusnya gue mau merintis bisnis konveksi.


Gue orangnya anti mainstream, berhubung bisnis konveksi baju/pakaian lagi marak-maraknya. Jadi gue memulainya dengan produksi topi. Merek yang gue usung di lini bisnis kali ini adalah :
“SUKA JADI”
karena suka nggak bisa dipaksain

Terinspirasi dari nasib percintaan yang suram, gue mendesain produk yang sesuai dengan keinginan konsumen, sesuai dengan selera mereka. Nggak ada unsur paksaan di produk gue, karena konsumen bisa memesan desain produk sesuai dengan selera mereka.  

Ini beberapa contoh jenis produknya:

Senin, 03 Maret 2014

Bisnis bareng teman

“gue takut bisnis, nggak punya modal, dan ngerti mau bisnis apa” 

Biasanya kalimat itu sering muncul dari orang yang gue sarankan untuk berbisnis. Orang-orang kayak mereka itu nyebelin banget, mereka iri sama bisnis gue tapi begitu gue saranin buat ikutan bisnis mereka nggak mau. Rugi waktu. 

Takut memang udah jadi masalah umum ketika kalian mau memulai sebuah bisnis. Ibaratnya bisnis itu kayak hutan amazon, kalian butuh perlengkapan ekstra agar bisa berkemah disana dengan aman. Perlengkapan yang memadai aja terkadang nggak cukup, kalian butuh TEMAN PERJALANAN yang mau menemani kalian memasuki hutan Amazon itu.

Hal itu juga berlaku di dalam bisnis. Rasa takut, khawatir gagal, dan nggak punya modal biasanya akan hilang ketika ada teman yang support, apalagi sampai ikut terlibat di dalamnya. 

Nah di postingan kali ini gue akan bahas keuntungan dan kerugian berbisnis bersama TEMAN. Teman disini bisa pacar, gebetan, sahabat, homoan, lesbian, pokoknya orang yang deket sama loe lah. Gue nggak bakal ngebacot disini kalo gue belum pernah mengalami bisnis bareng TEMAN. Jadi gue akan implikasikan dari pengalaman gue biar kalian lebih paham. 

Senin, 24 Februari 2014

GARIS FINISH

“SETIAP HITUNGAN SELALU DIMULAI DARI TITIK NOL”

Kemanapun tujuan itu, kita selalu memulainya dari garis start.  Gue selalu percaya kalau sukses itu nggak di raih secara instan. Semakin tinggi tingkat kesuksesan seseorang, semakin tinggi pula resiko mereka mengalami kegagalan.

Awal bulan lalu gue berkunjung ke Bandung. Disana gue bertemu dengan dua orang hebat yang memantapkan passion gue berbisnis dan menulis.
Adis : gue kenal doi di twitter lewat twitnya yang frontal. Adis dikenal sebagai backpacker gembel yang di DO dari kampus. Gue masih inget betul saran pertama yang keluar dari mulutnya waktu ketemu kemarin “UDAH KELUAR AJA DARI KAMPUS. KULIAH BUANG-BUANG WAKTU” anjirrr…

(ya adis memang terlihat mesum :))))

Jumat, 31 Januari 2014

JANUARI 2014


Sepertinya waktu berjalan lebih cepat. Rasanya masih baru kemarin gue dan keluarga niup terompet di puncak, tapi sekarang sudah masuk puncak dari bulan januari. Banyak hal yang gue lakukan dan alami sepanjang bulan ini. Yang jelas para fans gue jangan kuatir karena gue masih menjadi jomblo latin. Kalian bisa bernafas lega #digebukinmasa.

Diawal bulan kemarin, gue sempet posting tentang 7 proyek yang bakal jadi pekerjaan terbesar gue sepanjang tahun 2014 ini. Jadi untuk mempermudah dalam proses evakuasievaluasinya (apakah proyek itu berjalan atau mogok) maka gue bakal posting perkembangan proyek-proyek itu setiap bulannyadan kegiatan apa aja yang gue lakukan sepanjang bulan ini. Dan untuk bulan Januari ini progresnya masih cukup memalukan :(

  1. TALK SHOW : bulan ini gue juga melakukan beberapa talk show, promosi buku dan sharing penulisan. Seru banget plus deg-degan. tuh foto-fotonya diatas :D
    (ini gue waktu ngasih pelatihan penulisan fiksi di SMA 1 Turen)

Rabu, 15 Januari 2014

7 Proyek Penting 2014

Perasaan baru kemarin ngerayain tahun baru di pojokan kamar (maklum jomblo) sekarang udah masuk aja di pertengahan bulan Januari. Kalo ngomongin tentang awal tahun, pasti identik sama yang namanya rencana, target, dan keinginan yang pengen di capai sepanjang tahun ini. 
Agak terlambat sih kalo gue posting semua keinginan gue disini, tapi di postingan ini gue pengen kalian jadi tim editor gue, pengamat hidup gue, saksi kegagalan dan keberhasilan gue. Gue berharap setiap orang yang baca postingan ini bakal jadi alarm. Ngingetin gue kalo salah melangkah, mengevaluasi kinerja gue, dan mempertanyakan setiap target yang nggak terpenuhi.

Kamis, 09 Januari 2014

Proposal Mimpi


Indonesia punya 17.504 buah pulau dengan 79 kota dari sabang sampai merauke. Tanah air ini menyimpan banyak tempat yang menarik untuk dikunjungi, baik untuk berwisata atau mencari nafkah. Yang gue heran, kenapa dari ribuan tempat yang tersebar di seluruh nusantara itu, Jakarta menjadi sorotan masyarakat sebagai tempat strategis untuk mencari nafkah.

Banyak sekali orang-orang yang asalnya dari daerah-daerah, rame-rame bertransmigrasi ke Jakarta dengan satu tujuan : “ngumpulin koin-koin kekayaan”. 
 
(powered by google)
Entah dari mana dan siapa yang memulainya, kenapa mindset masyarakat kita itu sudah di bentuk untuk mengakui Jakarta adalah tempat paling strategis untuk mengubah nasib. Jakarta seakan bisa mengubah : dari yang tadinya pengangguran di kampung, pindah ke Jakarta jadi pegawai kantoran, yang awalnya gembel di kampung, gara-gara pindah ke Jakarta jadi punya usaha, dan dari yang awalnya jomblo nista di kampung, merantau ke Jakarta akhirnya jadi homo. Mindset kita sudah dibentuk seperti itu.

Rabu, 08 Januari 2014

#entepanuerbook


Kyaaaa. Akhirnya buku gue terbit juga. Buku ini prosesnya panjang banget. Butuh hampir 4 tahun buat mengubah sebuah gagasan menjadi sebuah buku. Mulai proses penulisan pertama kali tahun 2010, pengiriman naskah tahun 2012, pengumuman penerbit tahun 2013, dan sampai terbit tahun 2014. Di postingan kali ini gue bakal ceritain sejarah dan tahapan gue menulis buku special ini secara lebih detail. Postingan kali ini agak panjang, jadi saran gue jangan baca waktu boker. Keram bro. 

Oke next...
 
(Ini dia penampakan cover buku gue. jangan salah pilih ya.)
Buku ini special. Kenapa special? Karena buku ini gue yang nulis *lha terus. Seriusnya buku ini special karena berdasarkan kisah nyata yang gue alami. Seenggaknya ada 80 % unsur kisah nyata di dalam buku ini, jadi ketika kalian membaca buku ini, kalian sedang membaca hidup gue, ketika kalian tertawa gara-gara buku ini, itu berarti kalian sedang menertawakan hidup gue, dan ketika kalian suka sama buku ini, itu berarti kalian suka sama gue. Saran : buruan tembak gue.

Senin, 07 Januari 2013

spidol ajaib


Kemarin lusa gue duduk-duduk sendirian di depan toko, semua keluarga lagi liburan di Bali dan gue sebagai anak pertama dijadikan tumbal buat jaga toko dan warnet. Liburan di keluarga kami sistemnya shift-shiftan alias gantian. Kalo papa-mama pergi, gue yang jaga toko, kalo adik-adik gue pergi gue juga yang jaga toko, dan kalo gue yang pergi gue juga yang bakal jaga toko #lhoha

Intinya keluarga gue susah buat nemuin jadwal liburan keluarga (kalo gue bukan anggota keluarga itu sih sering). 

Dulu gue sempet punya pikiran kalo pengusaha itu punya hak veto penuh buat nentuin liburannya. Kalo karyawan liburnya Cuma tanggal merah aja, gue berfikir kalo pengusaha juga libur di tanggal merah aja, tapi yang membedakan pengusaha itu punya spidol ajaib warna merah sendiri buat ngerubah tanggal item jadi merah. Dia bisa seenak udelnya sendiri milih kapan tangal merah dan kapan tanggal item.

(powered by google)

Seiring berjalannya tahun, gue sadar kalo ternyata imajinasi gue tentang spidol merah pengusaha itu nggak sepenuhnya benar. Kalo kalian belum tahu, buat pengusaha mula-mula butuh lebih dari 30 tanggal item per bulannya buat mengejar target yang dia bikin sendiri, dan itu tandanya mereka bahkan mempunyai spidol item buat mengganti tanggal merah mereka. Mereka nggak segan-segan mengganti jadwal liburan mereka Cuma buat ngelembur dan totalitas sama bisnis yang baru berjalan. Kalopun liburan pasti kejadiannya bakalan memasang tumbal kayak yang terjadi di keluarga gue ini.

Kesel sih kesel, tapi apa boleh buat gue makan juga dari binsis ini kan. *ditodong pisau sama papa

Gue sih percaya kalo berbisnis itu kayak mengasuh bayi. Ketika bayi itu masih kecil, dia butuh perhatian penuh dari kedua orangtuanya, lama-kelamaan bayi itu akan tumbuh menjadi balita yang bisa merayap (baca: mberangkang), lalu berdiri, berjalan, dan akhirnya berlari sendiri. Sampai nantinya ada suatu titik dimana orangtua bisa melepaskan bayi mungil yang dulu biasa ia jaga untuk melangkah sendiri.

Sama juga kayak bisnis, bisnis yang berhasil itu dilihat dari keterlibatan pemilik. semakin rendah keterlibatan tapi bisnis bisa berkembang berarti bisnis itu bisa dikatakan berhasil, dan itu perlu kerja keras dan TOTALITAS…

Gue sih percaya kalo apa yang gue alami ini bisa berubah, usaha papa bisa berubah, warnet gue bisa berubah, dan hidup gue juga bisa berubah. Tergantung gimana kita berjuang dan mengatur bisnis itu…

Semoga tahun depan kami bisa liburan keluarga tanpa tumbal. semoga spidol ajaib itu bisa gue miliki. semoga