Pernah
nggak kalian kehilangan ritme dari kehidupan? Kehilangan yang gue maksud disini
seperti nggak lagi bisa menikmati kehidupan dengan baik, kehilangan rasa
syukur, lupa bagaimana rasanya tertawa lepas, rasanya tiap hari berlalu tanpa
ada keistimewaan, padahal sudah jelas bahwa seharusnya setiap hari di kehidupan
memiliki nilai keistimewaannya masing-masing.
Jumat, 04 Juli 2014
Senin, 10 Maret 2014
SUKA JADI (karna suka nggak bisa dipaksain)
Di awal tahun kemarin gue punya
beberapa harapan yang harus diwujudkan tahun ini. Gue merangkumnya menjadi 7 proyek penting tahun 2014. Nah dengan
adanya postingan kali ini, menandakan kalo salah satu proyek penting itu sudah
mulai terealisasi. Gue mau merintis bisnis jual beli ganja. Ya gan… eh bukan
ding itu rencana tahun depan sih. Seriusnya gue mau merintis bisnis konveksi.
Gue orangnya anti
mainstream, berhubung bisnis konveksi baju/pakaian lagi marak-maraknya. Jadi
gue memulainya dengan produksi topi. Merek yang gue usung di lini bisnis kali
ini adalah :
“SUKA
JADI”
karena
suka nggak bisa dipaksain
Terinspirasi dari nasib
percintaan yang suram, gue mendesain produk yang sesuai dengan keinginan
konsumen, sesuai dengan selera mereka. Nggak ada unsur paksaan di produk gue,
karena konsumen bisa memesan desain produk sesuai dengan selera mereka.
Ini beberapa contoh jenis
produknya:
Senin, 03 Maret 2014
Bisnis bareng teman
“gue takut bisnis, nggak
punya modal, dan ngerti mau bisnis apa”
Biasanya kalimat itu
sering muncul dari orang yang gue sarankan untuk berbisnis. Orang-orang kayak
mereka itu nyebelin banget, mereka iri sama bisnis gue tapi begitu gue saranin
buat ikutan bisnis mereka nggak mau. Rugi waktu.
Takut memang udah jadi masalah
umum ketika kalian mau memulai sebuah bisnis. Ibaratnya bisnis itu kayak hutan
amazon, kalian butuh perlengkapan ekstra agar bisa berkemah disana dengan aman.
Perlengkapan yang memadai aja terkadang nggak cukup, kalian butuh TEMAN PERJALANAN yang mau menemani kalian
memasuki hutan Amazon itu.
Hal itu juga berlaku di
dalam bisnis. Rasa takut, khawatir gagal, dan nggak punya modal biasanya akan
hilang ketika ada teman yang support, apalagi sampai ikut terlibat di dalamnya.
Nah di postingan kali ini
gue akan bahas keuntungan dan kerugian berbisnis bersama TEMAN. Teman disini bisa pacar, gebetan, sahabat, homoan, lesbian,
pokoknya orang yang deket sama loe lah. Gue nggak bakal ngebacot disini kalo
gue belum pernah mengalami bisnis bareng TEMAN.
Jadi gue akan implikasikan dari pengalaman gue biar kalian lebih paham.
Senin, 24 Februari 2014
GARIS FINISH
“SETIAP
HITUNGAN SELALU DIMULAI DARI TITIK NOL”
Kemanapun
tujuan itu, kita selalu memulainya dari garis start. Gue selalu percaya kalau sukses itu nggak di
raih secara instan. Semakin tinggi tingkat kesuksesan seseorang, semakin tinggi
pula resiko mereka mengalami kegagalan.
Awal
bulan lalu gue berkunjung ke Bandung. Disana gue bertemu dengan dua orang hebat
yang memantapkan passion gue berbisnis dan menulis.
Adis @takdos : gue kenal doi di twitter lewat twitnya yang frontal. Adis dikenal
sebagai backpacker gembel yang di DO dari kampus. Gue masih inget betul saran
pertama yang keluar dari mulutnya waktu ketemu kemarin “UDAH KELUAR AJA DARI
KAMPUS. KULIAH BUANG-BUANG WAKTU” anjirrr…
![]() |
| (ya adis memang terlihat mesum :)))) |
Jumat, 31 Januari 2014
JANUARI 2014
Sepertinya waktu berjalan lebih cepat.
Rasanya
masih baru kemarin gue dan keluarga niup terompet di puncak, tapi sekarang
sudah masuk puncak dari bulan januari. Banyak hal yang gue lakukan dan alami
sepanjang bulan ini. Yang jelas para fans gue jangan kuatir karena gue masih
menjadi jomblo latin. Kalian bisa
bernafas lega #digebukinmasa.
Diawal
bulan kemarin, gue sempet posting tentang 7 proyek yang bakal jadi pekerjaan
terbesar gue sepanjang tahun 2014 ini. Jadi untuk mempermudah dalam proses evakuasievaluasinya (apakah proyek itu berjalan atau mogok) maka gue bakal posting
perkembangan proyek-proyek itu setiap bulannyadan kegiatan apa aja yang gue lakukan sepanjang bulan ini. Dan untuk bulan Januari ini progresnya
masih cukup memalukan :(
Rabu, 15 Januari 2014
7 Proyek Penting 2014
Perasaan
baru kemarin ngerayain tahun baru di pojokan kamar (maklum jomblo) sekarang
udah masuk aja di pertengahan bulan Januari. Kalo ngomongin tentang awal tahun,
pasti identik sama yang namanya rencana, target, dan keinginan yang pengen di
capai sepanjang tahun ini.
Agak terlambat sih kalo gue posting semua keinginan
gue disini, tapi di postingan ini gue pengen kalian jadi tim editor gue,
pengamat hidup gue, saksi kegagalan dan keberhasilan gue. Gue
berharap setiap orang yang baca postingan ini bakal jadi alarm. Ngingetin gue
kalo salah melangkah, mengevaluasi kinerja gue, dan mempertanyakan setiap
target yang nggak terpenuhi.
Kamis, 09 Januari 2014
Proposal Mimpi
Indonesia
punya 17.504 buah pulau dengan 79 kota dari sabang sampai merauke. Tanah air
ini menyimpan banyak tempat yang menarik untuk dikunjungi, baik untuk berwisata
atau mencari nafkah. Yang gue heran, kenapa dari ribuan tempat yang tersebar di
seluruh nusantara itu, Jakarta menjadi sorotan masyarakat sebagai tempat
strategis untuk mencari nafkah.
Banyak
sekali orang-orang yang asalnya dari daerah-daerah, rame-rame bertransmigrasi
ke Jakarta dengan satu tujuan : “ngumpulin koin-koin kekayaan”.
Entah
dari mana dan siapa yang memulainya, kenapa mindset masyarakat kita itu sudah
di bentuk untuk mengakui Jakarta adalah tempat paling strategis untuk mengubah
nasib. Jakarta seakan bisa mengubah : dari yang tadinya pengangguran di
kampung, pindah ke Jakarta jadi pegawai kantoran, yang awalnya gembel di
kampung, gara-gara pindah ke Jakarta jadi punya usaha, dan dari yang awalnya
jomblo nista di kampung, merantau ke Jakarta akhirnya jadi homo. Mindset kita
sudah dibentuk seperti itu.
Langganan:
Postingan (Atom)




